Tak terasa, sudah hampir 10 tahun tidak berjumpa dengan kawan lama yang sampai hari ini tidak terlupakan sosok dan kesederhanaannya. Seolah, frame episode memori tahun 2000 membentang didepan mata. Dia lah Herinimus Gesing, kami memanggilnya Heri. Bersama-sama dengan Gusti-seorang yang belajar filsafat di sekolah teologi di Flores, mereka melakukan perjalanan yang sangat menakjubkan dari Ruteng-Flores menuju Pontianak-Kalimantan Barat. Perjalanan dengan mengunakan truk PT JAMASATIRA dari Ruteng menuju Surabaya di jajal dengan penuh semangat yang kemudian dilanjutkan dengan naik kapal lalu dari Surabaya menuju Pontianak sekitar 2 hari 2 malam. Sungguh suatu yang mengharukan dan membanggakan untuk sebuah yang namanya kebersamaan untuk sesuatu cita-cita bersama.
Kini, di bulan Juni 2009. Diatas kapal fery penyebrangan dari Poto Tano ke Kayangan (Penyebrangan dari Pulau Lombok ke Sumbawa), tanpa terkira bertemu lagi dengan Heri. Saya dan Irawan, hampir tidak percaya dan bahkan Irawan sempat lupa.
Tidak ada perubahan yang berarti. Masih tetap ramah seperti dulu, ketika tahun 2001 saya berkunjung ke rumah gubuknya di kota Ruteng. Ada semangat kemandirian yang tak pernah padam sampai perjumpaan hari ini. Semoga...................
Sumbawa, Juni 2009




